Balaikota – Humas dituntut hadir secara dinamis dan milenial dalam memberikan informasi yang baik kepada masyarakat.  Menanggapi aduan masyarakatpun harus responsif namun bijaksana.

“ Humas jangan kaku, harus menyesuaikan diri dan milenial. Hadir proaktif kepada masyarakat dengan memakai tata kelola yang baik. Organisasi ini dituntut selalu update informasi menggunakan media sosial dengan bahasa komunikasi yang baik dan  berinovasi,” Jelas Drs Lilik Henry Ristanto Msi selaku Kabag Humas dan Protokol SETDA Provinsi Jawa Tengah saat memberikan arahan pada Forum Bakohumas Kota Salatiga, di Ruang Kaloka, Gedung Setda Lantai 4, Pemerintah Kota Salatiga, Selasa (30/4).

Menurutnya, perangkat daerah harus memiliki akun medsos dan aktif di dalamnya. Karena media sosial akan sangat membantu humas untuk penyambung informasi dari pemerintah kepada masyarakat dengan menghadirkan berita yang baik.

“ Humas harus menjadi mata dan telinga pemerintah, dengan menganalisa masalah yang berkembang di masyarakat dan menanggapi aduan masyarakat secara langsung. Tiap OPD harus reponsif dan melakukan pemantauan secara berkala,” Terangnya

Sementara itu, Drs. Valentino Tanto Hariwibowo selaku staf ahli Walikota Salatiga mengatakan bahwa bagian humas atau biro humas harus melaksanakan fungsi komunikasi secara internal maupun eksternal. Namun dalam perjalanannya, muncul tantangan yang harus dihadapi oleh pejabat kehumasan dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

“ Disini citra organisasi akan dipertaruhkan, humas bukan hanya dikenal sebagai corong saja, namun humas dituntut menjadi telinga. Humas tidak hanya sebagai penyebar informasi  tetapi juga sebagai pendengar. Baik mendengar kritik, saran maupun mendengar apa yang menjadi trending di masyarakat,” Jelasnya.

Lanjutnya, perkembangan teknologi juga akan berimbas pada cepatnya konten pemberitaan. Dimana masyarakat akan lebih mudah mengutarakan pendapatnya di media sosial hanya dengan sekali klik dan mungkin sampai viral dari peristiwa tersebut. Namun hal ini harus dilakukan dengan bijaksana dalam bermedia sosial.

“ Masyarakat harus bijak, bermedia sosial harus tepat dan jangan sampai menyebarkan informasi bohong,” Bebernya.

Tantangan yang akan dihadapi oleh Humas pada Era Revolusi Industri 4.0 juga semakin tinggi. Maka dibutuhkan kerjasama berbagai pihak untuk menyaring informasi dengan baik dan transparan.

“ Harus ada sinergitas yang baik antar pejabat kehumasan di tiap institusi. Saya harap kegiatan bakohumas akan menjadi momentum bagi bangkitnya sinergitas antar organisasi dalam hal pengelolaan dan penyebarluasan informasi,” Tandasnya.