Salatiga – Walikota Salatiga beri apresiasi para ujung tombak pembangunan kesehatan yang ada di Kota Salatiga. Mereka diharapkan untuk terus melakukan pelayanan dengan baik dan berkelanjutan.

“ Saya selaku pribadi dan Walikota menyampaikan terima kasih kepada ibu bapak semuanya, karena selama ini telah memberikan pelayanan kepada masyarakat dan menjadi ujung tombak pembangunan kesehatan disetiap kelurahan di kota Salatiga,” Jelas Yuliyanto SE MM saat memberi sambutan di Aula Pertemuan Puskesmas Cebongan Salatiga, Kamis (24/1). Menurutnya hal ini tentu tidak hanya dilakukan oleh pemerintah saja, melainkan adanya bantuan dari masyarakat luas terlebih para kader kesehatan. Sangat diakui, bahwa peran serta masyarakat disini sangat penting untuk membangun kota khususnya dibidang kesehatan.

“ Alokasi kesehatan memang menjadi salah satu prioritas,  hampir 10 % dari dana APBD kita. Peruntukannya macam-macam seperti pengadaan peralatan medis, pelayanan kesehatan gratis, dll termasuk pemberian honor kader posyandu ,” Imbuhnya.

Yuliyanto juga berjanji akan menambah alokasi dana untuk mereka para kader kesehatan di posyandu tersebut di 2019. Hal ini perlu dilakukan untuk memberikan perhatian kepada kader posyandu yang sangat memperhatikan  kesehatan ibu dan bayi.

“ Untuk 2018 lalu, bapak ibu mendapatkan Rp. 50.000,00 per bulan. Namun  untuk 2019 ini akan kita tambah Rp 25.000,00 menjadi Rp 75.000,00,” Katanya.

Diakui, bahwa hadirnya layanan kesehatan yang semakin baik  ke masyarakat, secara tidak langsung nantinya akan mendapatkan dampak yang baik pula. Dimana tingkat dan kesadaran warga atas menjaga kesehatan juga akan meningkat.

“ Mungkin ibu bapak bertanya, Apa sih hasile?. Setelah sekian puluh tahun, panjengan tiap bulan melayani saudara kita dan hasilnya sangat menggembirakan. Hasilnya, ini terbukti bahwa Indek Pembangunan Manusia (IPM) kota Salatiga,  kita tertinggi di Jawa Tengah,” Ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Cebongan, Drg Yulia Kristiyany mengatakan bahwa kader posyandu yang menerima honor adalah posyandu balita ada 37 posyandu di tiga kelurahan, kemudian 21 posyandu lansia,  tiga posyandu posyandu kelurahan siaga (kelsi) dan satu buah posyandu pos kesehatan pesantren (poskestren).

“ Total yang akan kita terimakan kepada posyandu balita, posyandu lansia, kader kelsi, poskestren adalah Rp 58.844.000,00, “ Jelasnya.

Sebagai informasi honor yang diberikan masing-masing yaitu untuk posyandu balita sebesar Rp Rp 34.780.000,00, kemudian posyandu lansia sebesar Rp 19.740.000, kemudian untuk posyandu kelurahan siaga (kelsi) Rp 2.820.000, dan posyandu pos kesehatan pesantren (poskestren) Rp 1.504.000.