SALATIGA – Suasana sedih dan haru menyelimuti Pemerintah Kota Salatiga pada persemayaman jenazah Mantan Walikota Salatiga, John Manuel Manoppo. Upacara persemayaman sebagai penghormatan terakhir bagi mantan orang nomor satu di Salatiga tersebut dipimpin oleh Wakil Walikota Salatiga, Muh Haris di Pendopo Pakuwon, Pemkot Salatiga, Rabu 02/08.

Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, Almarhum meninggal pada hari Senin, 31/07 di Semarang pada usia 71 tahun. Selepas diberangkatkan dari rumah duka di Perum Taman Mutiara Tingkir dan pelepasan jenazah di GPIB Tamansari, jenazah disemayamkan di Pemkot Salatiga.

Wakil Walikota Salatiga dalam sambutannya menyampaikan bela sungkawa. “Suasana duka yang teramat mendalam ini, izinkan saya turut menyampaikan bela sungkawa atas wafatnya Mantan Walikota Salatiga, Bapak John Manuel Manoppo,” kata Wakil Walikota.

Muh Haris mengatakan bahwa almarhum John Manuel Manoppo telah menjadi bagian sejarah dari Kota Salatiga. Almarhum telah mengabdi untuk Kota Salatiga dimulai menjadi seorang PNS hingga pensiun, Wakil Walikota periode 2001-2007 dan Walikota periode 2007-2011. Almarhum telah merintis pembangunan Kota Salatiga yang telah berjalan sampai saat ini.

“Dua hal yang saya ingat dari beliau, yaitu sosok yang cerdas, penuh ide serta sosok pekerja keras yang berdedikasi tinggi. Meskipun beliau tidak lahir dari rahim Salatiga, namun beliau adalah putra terbaik Salatiga. Pemekaran Salatiga hingga mempunyai 22 kelurahan kemudian sekarang menjadi 23 kelurahan dan keberadaan Jalan Lingkar Selatan (JLS) merupakan hasil perjuangan beliau. Jasa dan pemikiran beliau telah tertanam bahkan akan terus dirasakan warga Kota Salatiga sampai kapan pun,” kata Muh Haris.

Setelah persemayaman di Pemkot Salatiga yang diikuti ribuan pelayat, jenazah dikebumikan di TPU Ngemplak, Kel Dukuh, Kec. Sidomukti Salatiga, tepat di JLS Salatiga. Hadir dalam persemayaman antara lain Forkopimda Kota Salatiga, keluarga besar dan kerabat dari Sulawesi Tengah, masyarakat umum dan PNS Kota Salatiga. (sg)