Salatiga – Wali Kota Salatiga mengajak guru yang ada di Salatiga memiliki dedikasi tinggi dalam mendidik peserta didiknya dengan baik. Diakui memang tidak mudah, namun pembangunan pendidikan membutuhkan sumber daya manusia yang unggul.

Hal tersebut  disampaikan Wali Kota Salatiga, Yuliyanto SE MM usai Peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke 74 yang dilaksanakan di halaman sekolah SMA 3 Salatiga, Senin(25/11). Upacara ini diikuti oleh ratusan guru yang bertugas di Kota Salatiga. Diakui, bahwa peran guru di Salatiga mempunyai tugas yang tidak ringan karena memiliki tugas dan tanggungjawab yang berat untuk mendidik anak-anak. Menurutnya para guru harus siap secara fisik  untuk menciptakan  manusia yang berkualitas. Tidak hanya itu hal tersebut juga harus didukung dengan sarana prasarana yang baik.

“Hal ini menarik, karena akan berdampak positif bagi anak didik maupun guru yang telah memiliki integritas, loyalitas dan dedikasi yang baik,”bebernya.

Lanjutnya, Menurut Wali Kota adanya guru yang terampil dengan segudang kemampuam dan keterampilan yang cukup memadai secara keilmuannya, nantinya akan membuat peserta didik mempunyai daya saing yang tinggi.

“Hadirnya guru handal juga akan berpengaruh. Tidak hanya pandai di sisi keterampilannya saja, melainkan memiliki akhlak dan keilmuaan yang baik yang nantinya akan   berguna bagi bangsa dan negara,”ujarnya

Sementara itu, disinggung dalam kesejahteraan guru honorer. Yuliyanto menjelaskan bahwa pemerintah akan selalu berkomitmen dalam  pemberian kesejahteraan kepada tenaga guru hononer non pns yang ada di Kota Salatiga. Saat ini pemerintah Kota Salatiga juga sudah meningkatkan tingkat kesejahteraannya, dimana angkanya sudah mendekati UMR Kota Salatiga.

“Ini adalah bagian komitmen dari kita. Saya berpesan kepada guru untuk terus mengabdi dan berjuang untuk kepentingan pendidikan di Kota Salatiga,”tandasnya.

Dalam peringatan HUT PGRI tersebut juga diberikan hadiah dan tropi kepada pemenang lomba publikasi ilmiah/ karya ilmiah dalam bentuk penelitian tindakan kelas. Diantaranya yakni juara 1 PTK Guru TK diberikan kepada Okta Sari Dewi SE SPd dari TK Islam Tarbiyatul  Banin II, kemudian juara 2 diraih oleh Sri Rahayu SPd AUD dari TK Islam Al Husna, dan juara ke 3 diraih oleh  Sri Maslakhatun SPd AUD dari TK Islam Sultan Fatah. Kemudian untuk juara 1  PTK Guru SD diraih oleh Vita Nur Fatimah dari SD Negeri Salatiga 01, lalu untuk juara ke 2 didapat Sri Walji Hasthanti dari  SD Muhammadiyah Plus, dan juara ke 3 didapatkan Ulya dari SD Negeri Tingkir Lor 01. Juara 1 PTK guru SMP diraih  Indriastuti Dwi Setyani SPd dari SMPN 3, lalu Sulistyorini SPd dari SMPN 2 meraih juara 2 dan Drs Yusuf Ardiyanto dari SMPN5 mendapat juara 3.

Untuk lomba publikasi dalam bentuk best practice, diantaranya juara 1 best practice kepala TK, sebagai juara 1 diraih oleh R. Rety Riesmawati SPd dari TK Mubarok, kemudian juara 2 diraih  Dian  Widi Yusanti dari TK Bethany  dan juara 3 diraih oleh Hartati SPd AUD dari TK Aisyiyah Pembina. Untuk tingkat SD berhasil mendapatkan juara 1 yakni Yuli Rindarningsih MPd dari SDN Kauman Kidul, juara 2 yakni Siska Indria Yuniarti SPd dari SD Kristen 03 dan Abdul Gani SS dari SD Islam Kurma sebagai juara 3. Sedangkan untuk tingkat SMP, juara 1 dari SMPN 2 Mudjiati MPd, juara 2 dari SMPN 6 Dra Anna Maria Andharini MPd, juara 3 dari SMP Kristen 2 Yahya Kristanto.