Kabupaten Semarang – Walikota Salatiga berpesan agar CPNS yang mengikuti latihan dasar(latsar) nantinya jangan menjadi PNS yang ‘leda-lede’. Menurutnya, usai mengikuti latsar, diharapkan para peserta akan memiliki kompetensi, kemampuan dan berintegritas tinggi terhadap bidang pekerjaannya masing-masing.

Hal tersebut disampaikan Walikota Salatiga Yuliyanto SE MM dihadapan seluruh peserta latsar CPNS golongan III, di Tlogo Resort Tuntang, Kabupaten Semarang, Senin (1/7). Dirinya mengajak agar semua peserta bisa mengikuti kegiatan ini dengan baik, dan menyiapkan mental maupun fisiknya  masing-masing dengan baik pula.

“ Saya harap usai mengikuti pelatihan, PNSnya jangan leda-lede. Mereka harus memiliki kompetensi dengan kemampuan masing-masing dan berintegritas tinggi.  Sehingga pelayanan yang diberikan ke masyarakat akan maksimal dan semakin baik,” Tuturnya.

Lanjutnya, kegiatan ini bertujuan untuk menempa para CPNS Kota Salatiga yang baru untuk menjadi pribadi yang baik dan berkualitas. Mereka juga akan mendapatkan pendidikan dari para pengajar yang berkompeten di bidangnya.

“ Kita sengaja tidak memilih di area gunung dengan menggunakan tenda dan barak, melainkan di sebuah hotel resort. Ini bukan berarti  peserta dienakkan, namun agar peserta bisa fokus dan disiplin untuk mengikuti pendidikan. Materi yang diberikanpun  bisa diserap dengan baik,” Katanya.

Yuliyanto berpesan agar peserta pelatihan bisa mematuhi aturan yang ada. Dimana, mayoritas yang mengikuti adalah guru dan kesehatan. Hal ini juga sejalan dengan program pemerintah yang mengedepankan unsur pendidikan dan unsur kesehatan.

“ Kalian akan menjadi ujung tombak, pioner dan garda terdepan untuk menyukseskan program pemerintah. Kota Salatiga telah banyak berprestasi secara daerah dan nasional, tentunya akan menjadi semangat dan aspirasi bagi mereka,” Bebernya.

Sementara itu, Drs. Muhammad Irwanto Arif Msi, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (Ka. BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa yang mengikuti pendidikan ini adalah orang-orang pilihan. Menurutnya, mereka masuk ke dalam rekrutmen CPNS di kota Salatiga  sudah melalui sebuah seleksi yang ketat dan bertahap.

“ Mereka dipilih melalui proses CAT yang transparan dan ketat. Disiapkan untuk menjadi generasi penerus yang memiliki integritas tinggi dengan moral dan etika serta berwawasan kebangsaan yang kuat,” Jelasnya.

Kepala Bkdiklatda Salatiga, Drs Muthoin Msi mengatakan bahwa latihan dasar kali ini di ikuti oleh 205 CPNS golongan III tahun penerimaan  2018. Dimana, akan dibagi menjadi 3 angkatan dan dimulai 1 Juli sampai 30 Oktober 2019 di Tlogo Resort Tuntang Kabupaten Semarang, dengan sistem pendidikan On-Off.

Dijelaskan bahwa peserta angkatan 1 berjumlah 40 orang nantinya berasal dari unsur guru, kesehatan, setda, bkdiklatda, bapelitbanda, arsip, disnaker dan dinsos. Tenaga pengajar yang dihadirkan disini adalah  widyaiswara BPSDMD Provinsi Jawa Tengah, pejabat struktural pemkot dan  narasumber yang berkompeten.

“  Peserta yang lulus nantinya akan mendapatkan surat tanda tamat pelatihan (STTP), dan bagi yang belum lulus akan mendapatkan surat keterangan telah mengikuti pendidikan dan pelatihan. Saya harap mereka bisa mengikuti kegiatan ini dengan baik dan lancar,” Pintanya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Walikota Salatiga, Muh Haris SS Msi beserta kepala dinas di lingkungan pemkot Salatiga dan perwakilan dari Denpom IV/3 kota Salatiga.