SIDOREJO – Kelurahan Kauman Kidul Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga mempunyai potensi yang luar biasa dalam agrowisata. Kauman Kidul mempunyai areal persawahan yang asri, saluran irigasi bahkan bendungan sejak jaman dahulu.

Hal ini disampaikan Dirjen Penataan Agraria pada Kementerian Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Muhammad Ikhsan saat melakukan kunjungan kerja berkaitan dengan kegiatan pendampingan konsolidasi tanah di Kauman Kidul, Kota Salatiga, Selasa 08/05.

“Pada konsolidasi tanah tahap I ini, sebanyak 115 bidang tanah dengan luas 15,2 hektar sudah siap sertifikatnya. Tinggal tunggu waktu untuk diserahkan kepada pemegang hak. Sedangkan tahap II sebanyak 150 bidang tanah dijadwalkan Juli selesai,” ungkap Dirjen Penataan Agraria ini.

Ia berharap agar dengan konsolidasi tanah yang dipadukan dengan agrowisata tersebut akan memberikan nilai tambah pada pemegang hak tanah. “Potensi yang ada di Kauman Kidul ini luar biasa, sawahnya asri, saluran irigasi dan bendungannya pun bagus yang sudah ada bahkan sejak jaman Belanda,” ujar Muhammad Ikhsan.

Sementara itu Walikota Salatiga, Yuliyanto dalam sambutan selamat datangnya menyampaikan terimakasih kepada Dirjen Penataan Agraria atas pendampingan pelaksanaan konsolidasi tanah di Salatiga.

“Saya memberikan apresiasi kepada kelompok tani Prima Agung sebagai motor penggerak agrowisata dan juga kepada masyarakat yang merelakan tanahnya untuk fasilitas umum sebagai akibat konsolidasi tanah ini. Pemkot Salatiga akan menindaklanjuti dengan pembangunan infrastruktur seperti jalan, saluran air, penerangan dan lain-lain,” kata Walikota.

Rombongan yang dipandu oleh Gapoktan Prima Agung tersebut kemudian meninjau lokasi wisata susur sungai dan pendopo Kartono sembari menikmati jananan tradisional kelapa muda Pandan Wangi khas Kauman Kidul. (sg)