Kecamatan Tingkir – Wakil Walikota Salatiga secara resmi memberikan dana Insentif  sebesar 2 juta rupiah kepada RT/RW dan PKK Se-Kecamatan Tingkir Tahun 2018. Dana ini seyogyanya bisa menjadi motivasi untuk bersama-sama membangun Kota Salatiga.

Arahan ini disampaikan oleh Wakil Walikota Salatiga H. Muh Haris, SS., MSi saat membuka penyerahan bantuan administrasi dan insentif RT, RW dan PKK di Gedung Pertemuan Kecamatan Tingkir, Kamis( 3/5). Menurutnya dana insentif ini telah sesuai dengan peraturan Walikota Salatiga No. 21 Tahun 2018.  Pemerintah Kota Salatiga  akan memberikan bantuan keuangan kepada 306 RT dan 48 RW Se-Kecamatan Tingkir sebesar 2 juta rupiah. Dana insentif untuk RT/RW dan PKK dengan  perinciannya yaitu bantuan administrasi bagi RT/RW sebesar 300 ribu rupiah, kemudian untuk PKK RT/RW 300 ribu rupiah, lalu insentif bagi ketua RT/RW sebesar 1 juta 150 ribu rupiah dengan digunakan PPH sebesar 6%. Selanjutnya untuk ketua tim penggerak PKK RT/RW sebesar 250 ribu rupiah juga dipotong PPH 6% juga. Dirinya juga mengucapkan terimakasih dan memberikan apresiasi kepada bapak ibu ketua RT/RW dan PKK atas kontribusinya untuk terus membangun kecamatan Tingkir dan Kota Salatiga ini.

“ Mugi-mugi berkah dan bermanfaat ngihh bapak ibu dananipun, mang dongaaken PAD Salatiga sangsoyo kathah ngih. Sinaoso dereng kathah tulung engkang insentif kala wau saget cukup ngih,” Jelas Haris.

Selain itu, Haris juga meminta dukungan kepada RT/RW untuk pembangunan kota Salatiga, utamanya di kecamatan Tingkir ini. Menurutnya dalam waktu dekat akan ada pembangunan untuk memperluas jalan exit tol tingkir dan dibangunnya rest area di daerah tersebut sebagai ajang promosi wisata bagi siapa saja yang mampir ditempat tersebut. Meskipun itu program provinsi akan tetapi sebagai warga kota salatiga, terutama Kecamatan Tingkir harus mau mendukung hal tersebut.

“ Nanti kalau ada agenda perluasan jalan mohon untuk dibantu dari jalan exit tol menuju terminal tingkir agar jalannya semakin lebar dan tidak macet lagi,” Tegasnya.

Lanjutnya, bahwa selain pembangunan tadi juga akan dibuat daerah wisata di daerah tingkir agar potensi wilayah bisa berkembang dengan baik dan indah. Selain itu Muh Haris juga menekankan dalam memasuki tahun politik agar pihak RT/RW di kecamatan Tingkir bisa menjaga  ketentraman dan guyub rukun di RT/RW di wilayah tersebut.

Kula suwun mboten usah gontok-gontokan, memilih adalah hak asasi manusia,” Pintanya.

Nunuk Dartini selaku Camat Kecamatan Tingkir mengatakan bahwa kami atas nama warga Tingkir khususnya dari bapak ibu RT RW dan PKK Se-Kecamatan Tingkir mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kota Salatiga, Ketua DPRD dan seluruh anggota DPRD Kota Salatiga yang telah mengakomodir apa yang menjadi kebutuhan warganya. Dirinya juga menghimbau dalam penerimaannya harus taat pajak.

“ Maturnuwun kepada Pak Wali, Pak Wawali, Ketua dan anggota DPRD yang sudah mengakomodir kebutuhan kami. Saya harap dana insentif ini bisa digunakan sebaik-baiknya,” Jelas Nunuk.

Nunuk juga menjelaskan bahwa tahun ini ada peningkatan intensif yang dulu sebesar 1,5 juta rupiah sekarang menjadi 2 juta rupiah. Untuk penerimaan dana intensif ketua RT/RW sebesar 1 juta 150 ribu rupiah dipotong pajak sebesar 6%. Sedangkan untuk PKK RT/RW sebesar 250 ribu rupiah dengan dipotong pajak 6% (15 ribu). Jadi total yang diterimakan nantinya adalah sejumlah 1 juta 916 ribu rupiah.

“ Dengan adanya intensif yang mulai membaik ini, maka kita harus lebih giat lagi  dalam membangun kota Salatiga,” Tambahnya.

Di akhir kegiatan, wakil walikota bersama forkompinda juga menyerahkan dana insentif  secara simbolis kepada tujuh perwakilan lurah Se-Kecamatan Tingkir.