Balaikota – Pendidikan anak usia dini yang berkarakter dan religius diharapkan bisa menjadi palang pintu pendidikan di kota Salatiga. Hal ini penting guna membentuk kepribadian dari anak tersebut.

“ Ibu-ibu yang menjadi pangurus pos Paud nantinya akan menjadi palang pintu bagi pendidikan di Salatiga.  Karena dengan pendidikan yang baik, anak-anak akan mendapatkan pengetahuan dan bisa membentuk karakter anak dengan baik, sehingga sektor pendidikan bisa lebih baik kedepannya,” Tutur Yuliyanto SE MM saat memberikan arahan di pelantikan pengurus forum pos paud kota Salatiga periode 2018-2023, di Pendopo Pakuwon, Kantor Setda Kota Salatiga, Rabu (21/11). Menurutnya dengan pelantikan pengurus baru ini menjadi salah satu kepentingan dari dunia pendidikan untuk turut hadir untuk mendidik calon penerus bangsa yang dimulai dari usia dini. Selain itu, kota Salatiga diharapkan juga akan menjadi  lebih baik dalam segala bidang termasuk ke pembangunan manusia dan fasilitas kota. Sangat diakui, bahwa angka kemiskinan kota ini kecil di empat kecamatan dalam kurun waktu 2011-2016 dan angka kemiskinannya sudah turun mencapai angka 5,17 %.

“ Hal tersebut tidak terlepas dari peran dari ibu-ibu Paud,  dengan peran njenengan. IPM kota menjadi tertinggi nomor 2 setelah kota Semarang. Selain itu, anak Paud ini akan menjadi penerus dan melanjutkan perjuangan kita semua. Kita harus memberikan bekal pengetahuan, pelajaran, ilmu agama, ilmu  lain agar anak kita unggul dan bisa bersaing dalam segala kompetisi, “ Jelasnya.

Orang nomor satu di Salatiga ini juga mengapresiasi kehadiran dan keterlibatan dari masyarakat dalam mendukung semua program pembangunan di kota Salatiga.

“ Saya senang dukungan masyarakat terhadap progres kota sangat tinggi. Mereka hadir sebagai salah satu bagian untuk bersama-sama membangun Salatiga,” Katanya.

Istri  Walikota Titik Kirnaningsih Yuliyanto yang juga melantik kepengurusan forum pos paud, mengatakan bahwa dirinya sangat berterima kasih kepada dinas pendidikan sebagai mitra pemerintah yang  membentuk forum pos paud di kota Salatiga sebagai realisasi sinkronisasi program OPD dengan PKK. Kota Salatiga sendiri terdapat lembaga pos Paud dengan jumlah 34 lembaga dengan pengelola dan pendidik pos Paud yang disebut kader sebanyak 130 orang.  Dirinya mengajak untuk selalu mendidik anak sebagai generasi penerus bangsa dan keluarga. Terlebih di sisi agama, anak-anak diharapkan untuk bisa mempelajari Al-Quran mulai dari usia dini, karena di usia emas anak harus mendapatkan pelajaraan yang baik soal keagamaan.

“ Anak di usia segitu akan cepat nyanthol atau glender ngih soal pelajaran agama.  Saya harap ibu-ibu bisa memprogramkan hal tersebut dalam kurun waktu satu tahun. Mudah-mudahan ini berjenjang dan menambah hafalan. Sehingga nantinya bisa memiliki dasar dan kuat  agamanya,” Ungkapnya.