TINGKIR – Pekerjaan betonisasi jalan di RW 03 dan RW 02 Tegalsari Kel. Kalibening Kecamatan Tingkir Kota Salatiga dan juga pembangunan 1 unit pos kamling menjadi sasaran fisik dalam Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2018 Kota Salatiga.

Kegiatan TMMD tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Salatiga, Muh Haris dengan penyerahan alat kerja dan pemukulan kentongan disaksikan oleh Forkopimda Kota Salatiga di Lapangan Kelurahan Kalibening, Senin 15/10.

Dalam amanat Gubernur Jawa Tengah yang dibacakan oleh Wakil Walikota, disebutkan bahwa kegiatan TMMD tahap III tahun 2018 dilaksanakan secara serempak merupakan wujud nilai gotong royong, memacu kreatifitas dan prakarsa masyarakat desa untuk membangun desa.

Ia mengatakan bahwa gotong royong merupakan sari pati nilai-nilai ke-Indonesia-an dam esensi kultur ketimuran yang harus dijaga dengan baik. “Karena di situlah inti kekuatan bangsa dalam menjaga persatuan dan kebhinnekaan. TMMD hadir meneguhkan semangat kebersamaan dan menyajikan karya nyata bagi desa,” papar Wakil Walikota.

Sementara itu dalam laporan Kesiapan Pelaksanaan TMMD yang dibacakan oleh Perwira Seksi Teritorial Kodim 0714 Salatiga, Kapten Ramdani Fitriadi disebutkan bahwa betonisasi tersebut akan menghubungkan dua wikayah RW tersebut mempunyai panjang 277 meter, lebar 4 meter dan tebal 20 cm. “Waktu pelaksanaan TMMD adalah selama 30 hari dimulai tanggal 15 Oktober sampai dengan 13 November 2018,” jelasnya.

Dijelaskan pula bahwa selain sasaran fisik, ada pula sasaran non fisik yaitu penyuluhan wawasan kebangsaan, kamtibmas, hukum, pertanahan, ketenagakerjaan, pemberdayaan masyarakat ketrampilan sampai dengan hiburan rakyat. Sumber dana kegiatan ini adalah APBD Prov Jateng sebanyak Rp. 149.821.600 dan ABPD Kota Salatiga sebesar Rp. 191.072.000, sehingga total anggaran adalah sebesar Rp. 340.885.300.

Sedangkan unsur pelaksana kegiatan antara lain Kodim 0714, Polres Salatiga, Denkesyah Salatiga, Pemkot Salatiga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Linmas, pelajar dan mahasiswa serta masyarakat umum. (sg)