Salatiga – Dinas lingkungan hidup dan Pemadam kebakaran kota Salatiga melakukan bersih-bersih kota pasca kejadian erupsi gunung merapi pada hari jumat pekan lalu. Abu vulkanik yang turun ini dibersihkan karena menutupi beberapa jalan dan area publik yang ada di kota ini.

“ Pembersihan jalan ini akibat adanya guguran abu vulkanik gunung merapi yang sampai ke kota salatiga. Ini harus kami lakukan karena untuk menjaga kebersihan dan keindahan taman atau beberapa tempat yang terkena abu tersebut,” Kata Riawan Widyatmoko Kasi Taman pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Salatiga, di bundaran Taman Sari Salatiga, Senin(4/6). Menurutnya pembersihan ini tidak hanya dilakukan saat ini saja, melainkan sudah menjadi agenda rutin dinas lingkungan hidup. Kali ini, pembersihan jalan dilakukan disekitar jalan diponegoro, di depan rumah dinas walikota, kemudian di jalan sukowati di depan pemkot Salatiga, dan jalan kartini sampai tugu batas utara Kota Salatiga.

“ Ada sekitar 16 orang yang turut serta disini. Bukan hanya di jalan saja, melainkan kolam di bundaran taman sari juga kami bersihkan pula, agar keindahannya dapat terjaga dengan baik,” Ungkap Riawan.

Selain itu, kepedulian ini juga dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran. Tidak hanya memadamkan api saja, melainkan mereka juga melakukan bantuan untuk melakukan penyemprotan air ke jalan yang terkena abu vulkanik gunung merapi dengan menggunakan armada damkar. Menurut Kabid Damkar, Sumaryono mengakui bahwa pihaknya hadir untuk bersama-sama membantu pembersihan jalan di kota Salatiga yang terkena abu vulkanik. Hal ini merupakan salah satu upaya bersama dalam memberikan pelayanan ke masyarakat.

“ Kami membantu dinas lingkungan hidup secara bersama-sama melakukan penyemprotan jalan di sekitar salatiga akibat adanya abu vulkanik. Ada dua armada disini yang kami  turunkan dengan kapasitas 4 tanki air. Penyemprotan ini dilaksanakan di jalan diponegoro,  jalan fatmawati dan sukowati,” Jelasnya.