Salatiga(19/3), Badan Kerjasama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Kota Tomohon, kunjungi Kota Salatiga, selasa(19/3). Rombongan dipimpin oleh Asisten Umum Kota Tomohon Ir. Coory Caroles, dan diterima secara langsung oleh Walikota Salatiga Yuliyanto, SE, MM bersama FKUB Salatiga.

Ketua BKSAUA Pdt. Roy Tamaweol menyampaikan bahwa maksud kedatangannya ke Salatiga adalah unutk belajar tentang toleransi di Salatiga. “ Seperti di ketahui bahwa Kota Salatiga baru saja mendapatkan penghargaan peringkat ke II Kota Toleran oleh SETARA Institute, maka maksud kedatangan kami adalah untuk belajar dari Salatiga.” Ujar Roy. Ditempat kami ada 2 organisasi,yaitu FKUB yang berada dibawah kesbangpol dan satunya adalah BKSAUA yang berada dibawah Bagian Kesra, tambah Roy.

Menyambut kedatangan rombongan dari Tomohon,  ketua FKUB Salatiga KH. Nur Rofig menceritakan bahwa FKUB Salatiga sejarahnya dulu diawali dengan nama Majelis Puasa, yaitu Majelis Pimpinan Umat Agama Salatiga. “ Karena pada waktu itu sesepuhnya gemar puasa jadi mengilhami adanya majelis puasa, yaitu majelis pimpinan umat agama Salatiga. Pada saat itu tokoh agama sudah berkumpul, karena yang namanya kerukunan sudah menjadi keinginan para tokoh agama pada saat itu.” Ujar KH Nur rofiq. Selanjutnya majelis puasa melahirkan “KEHATI”, kerukunan sehat insani, dimana kesehatan bagi para tokoh agama, diharapkan bila tokohnya sehat maka umatnya sehat, negrinya sehat, rakyatnya aman tentram. Kedepan kota Salatiga berencana membangun kawasan wisata religi, diharapkan dengan dibangunnya wisata tersebut Salatiga bukan hanya menjadi contoh kota yang membangun toleransi di tingkat nasional tapi juga internasional. “Nanti semua agama dari manapun dapat dating dan belajar disini tambah KH. Nur Rofiq.

Pada kesempatan yang sama Walikota Salatiga menyampaikan selamat datang, dan berharap agar rombongan bisa menikmati kuliner Kota Salatiga. “ Saya ucapkan selamat datang, dan saya harap bapak dan ibu tidak terburu buru pulang, silahkan mencoba terlebih dahulu kuliner kami. “ kata Walikota.