Balai Kota, Didampingi Pj Sekda Sri Wityowati, Wakil Walikota Salatiga Muh Haris secara simbolis menyerahkan bantuan 2,5 milliar dari APBD Kota Salatiga untuk Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). bantuan diberikan kepada 4 Kelompok Kerja (pokja) tingkat kecamatan di Pendopo Rumah Dinas Walikota 10/8.

Afif Zufronidyah kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) menjelaskan bahwa tujuan dari bantuan tersebut adalah untuk mewujudkan rumah layak huni di Salatiga. “Jumlah RTLH yang mendapat bantuan kali sebanyak 200 rumah, masing-,masing kecamatan mendapatkan alokasi bantuan untuk 50 rumah. adapun besaran bantuan tiap rumah adalah 12,5 juta rupiah. harapan terkait bantuan ini juga untuk pengentasan kemiskinan dan mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat,” terang Afif.

wawali dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan program bantuan RTLH. “Meski jumlah bantuan kali ini masih sedikit, kami berharap dana bisa dimanfaatkan sebaik mungkin. Kami bersama bu Plt Sekda  dan kepala dinas berkomitmen akan meningkatkan nominal bantuan di tahun-tahun mendatang. Kepada para penerima bantuan, kami berharap segera berkoordinasi dengan pokja masing-masing dalam memanfaatkan bantuan yang diterima. mari kita bersama-sama membangun Kota Salatiga tercinta ini agar masyarakatnya lebih sejahtera,” pesan Muh Haris.

Afif juga berharap masyarakat sekitar memupuk jiwa gotong royong yang mulai pudar. “Salatiga ini adalah kawasan perkotaan, maka tidak ada salahnya jika kita tetap menjaga tradisi desa yaitu saling membantu. terkait dengan program bantuan RTLH ini masyarakat juga bisa membantu dengan tenaga atau pun material. Misalnya ada tetangga yang memiliki genteng atau kayu yang tidak terpakai bisa diberikan kepada penerima bantuan RTLH, dengan demikian hasil renivasi rumah bisa lebih maksimal,” ingin Afif.

Mbah Semi (80)  warga Jagalan mengaku senang mendapatkan bantuan tersebut. “Rumah saya sudah rusak parah, syukur ada bantuan ini. Dibantu anak-anak semoga rumah saya bisa nyaman untuk ditinggali,” ungkap nenek dengan 3 anak, dan 11 cucu ini. Tidak jauh beda, Suroto (50) warga Kauman Kidul juga mengaku senang mendapatkan bantuan.