Balaikota – Aparatur Sipil Negara (ASN)  diharapkan menjadi figur pembaharu pembangunan. Mereka harus memanfaatkan kecepatan teknologi informasi untuk memberikan pelayanan publik yang lebih baik.

“ Mau tidak mau, aparatur sipil negara harus selalu open mind untuk terus melakukan inovasi dan menyederhanakan proses kerja dengan selalu memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi, “ Kata PLH Walikota Salatiga Muh Haris SS MSi saat membacakan sambutan Presiden Republik Indonesia  Joko Widodo selaku penasihat nasional Korpri pada peringatan hari ulang tahun ke-47 Korpri di Halaman Pemkot Salatiga, Kamis (29/11). Menurutnya ASN nantinya akan menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan menjadi motor paling penting dalam pembangunan nasional. Jajaran ASN harus ikut serta menjadi teladan masyarakat dalam mengedepankan budi pekerti, etika dan profesionalisme.

“ ASN juga harus melakukan banyak penyesuaian untuk mengatisipasi perubahan zaman, terlebih di revolusi industri 4.0 telah membawa perubahan di bidang sosial, politik, ekonomi dan budaya, “ Jelasnya.

Baginya, perkembangan teknologi informasi terutama di media sosial memang akan memfasilitasi cara kerja birokrasi. Saat ini teknologi juga sudah memberikan pengaruh ke masyarakat karena akan memberikan pengaruh ke dalam pelayanan yang lebih baik.

“ Saya minta seluruh ASN yang ada, jangan terjebak dengan ego-sektoral dan masing-masing organisasinya. Semua permasalahan harus bisa terselesaikan dengan baik, bersama-sama dengan  selalu memanfaatkan teknologi informasi, “ Ungkapnya.

Selain peringatan HUT Korpri tersebut,  diperingati juga Hari Ulang Tahun ke-73 PGRI dan Hari Ulang Tahun Guru Tahun 2018. Muh Haris menekankan agar guru di Kota Salatiga untuk terus meningkatkan kompetensi dan melihat tantangan sebagai peluang. Jadikan perangkat teknologi sebagai  sahabat setia dalam menemani pembelajaran di kelas bahkan diluar jam-jam sekolah.

“ Peran guru tidak akan pernah tergantikan, tapi kemampuan penguasaan terhadap perangkat teknologi tak bisa ditawar-tawar lagi,” Jelasnya.

Ditambahkan, bahwa peran guru sangat sentral di dunia pendidikan. Mereka nantinya yang akan mencetak generasi penerus bangsa yang memang membutuhkan bimbingan dan arahan yang benar di lingkungan sekolah.

“ Saudara harus terus berada disitu, terus memberikan fasilitas dan memantik api belajar para siswa, melalui sentuhan psikologis dan akademis, agar mereka menjadi generasi yang mampu berdaya saing,” Imbuhnya.

Setelah upacara peringatan HUT Korpri dan HGN berakhir, kegiatan dilanjutkan dengan pengumuman juara dalam rangka HUT Korpri, tabur bunga di Taman Makam Pahlawan dan kunjungan ke rumah tahanan (rutan) kelas II Kota Salatiga.