SALATIGA – Agung Wijaya dan Bianda Paramartha dinobatkan menjadi Mas dan Mbak Salatiga Tahun 2017 (sebutan bagi juara I) pada Grand Final Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kota Salatiga yang digelar di Halaman DPRD, Jumat Malam, 15/09. Mas dan Mbak Salatiga Tahun 2016, Achmad dan Azzaria mengalungkan selempang Mas dan Mbak Salatiga kepada Agung dan Bianda sebagai tanda terpilihnya Mas dan Mbak Salatiga yang baru.

Agung dan Bianda merupakan dua dari 40 finalis dari ajang pemilihan yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Salatiga bekerjasama dengan Paguyuban Duta Wisata Salatiga (Pandawa). Kabid Pariwisata, Nyoto Dwisabdo dalam laporan penyelenggaraan menjelaskan bahwa berbagai rangkaian acara terkait dengan ajang ini dimulai dengan pendaftaran pada awal Agustus dan seleksi pada 27 Agustus di Gedung Setda Kota Salatiga.

“Dari 260 pendaftar kemudian diseleksi menjadi 40 finalis yang terdiri dari 20 putra dan 20 putri. Selanjutnya mereka mengikuti kegiatan mulai tanggal 11 sampai dengan 15 September 2017 yang meliputi observasi lapangan ke beberapa tempat wisata seperti Prasasti Plumpungan, Pusat Batik Selotigo, Atlantic Dreamland, Grand Wahid Hotel dan pusat oleh-oleh Salatiga. Selain itu mereka juga mengikuti berbagai pembekalan dan tes seperti wawancara, talent show, audiensi dengan pejabat daerah di Gedung Setda Kota Salatiga,” jelas Nyoto Dwisabdo.

Selain Mas dan Mbak Salatiga yang baru terpilih, pada malam final tersebut diumumkan pula Wakil I Mas dan Mbak (Sebutan bagi Juara II) yaitu Nathanael Adharta Livendra dan Giovania Kartika. Wakil II (Juara III) adalah Rinaldy Anugrah Rampalodji dan Tiara Utari.

Selain itu, diumumkan pula pemenang beberapa kategori seperti kategori persabahatan yaitu Christo Christian Destiyanto dan Agnestasia Dini Elandari, Juara Favorit adalah Farrel Rasendriya Ganendra dan Dinar Krismonica Sari, kategori busana terbaik adalah Ivan Adi Nugroho dan Dian Marsela Giovani. Ada pula juara intelegensi yaitu Danu Satria Wiratama dan Hafilda Esti P. Juara kategori kepribadian adalah Iggrio Wuren dan Intikasari Imanah.

“Sedangkan Juara fotogenic adalah Nathanael Adharta Livendra dan Hafilda Esti P. Juara Kategori Kulit Sehat yaitu Eben Diky Santoso dan Giovania Kartika. Best Public Speaking oleh Giovania Kartika dan Best Talent diraih Bianda Paramartha,” urai salah satu panitia Pandawa, Prasetyo Lisaputra.

Turut hadir menyaksikan dan membuka secara resmi Malam Final tersebut adalah Wakil Walikota Salatiga, Muh Haris. Dalam sambutannya Wakil Walikota mengatakan bahwa keterbatasan Sumber Daya yang ada di Salatiga hendaknya tidak membuat para pegiat pariwisata patah semangat.

“Sumber daya kepariwisataan di Salatiga ini terbatas, namun kita bisa memajukan industri kepariwisataan dengan berbagai event baik dari pemerintah maupun stakeholer kebudayaan dan pariwisata. Kepada para finalis saya harap untuk terus berkarya dan memberikan sumbang saran demi kemajuan kepariwisataan kota Salatiga,” pesan Muh Haris.

Dalam ajang final tersebut bertugas sebagai juri antara lain; Eko Suseno Matrutti, SE, MPar, Suzana Maria LAF, MHum, dan KRMH Arif Pramono SS. Selain berhak mendapat masing-masing Rp 2 juta dari panitia, Mas dan Mbak Salatiga (juara I) akan menapatkan uang tunai 1 juta dari sponsor dan berhak mewakili Kota Salatiga dalam ajang yang sama di tingkat provinsi yang rencananya digelar pada Oktober mendatang. (sg)