Salatiga – Sebanyak 450 prajurit Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa dilepas Walikota Salatiga untuk  menjaga perbatasan Indonesia-Papua Nugini. Kehadiran prajurit dari Salatiga ini untuk membantu mengamankan wilayah perbatasan agar tetap aman dan kondusif.

“ Ini bukan tugas mudah, karena wilayah perbatasan merupakan daerah terdepan NKRI yang tentu saja memiliki nilai strategis bagi kedaulatan negara dan berpengaruh terhadap aspek pertahanan. Karena perbatasan juga mempunyai tingkat kerawanan tinggi,” Tutur Yuliyanto SE MM saat menjadi inspektur upacara dalam pelepasan prajurit tersebut di Lapangan Pancasila, Kamis (17/6).

Menurutnya, prajurit yang akan melakukan pengamanan perbatasan (pamtas) akan berangkat ke perbatasan Indonesia-Papua Nugini ini bertugas di Merauke selama 9 bulan, harus dipersiapkan  dengan baik. Dirinya mengingatkan untuk pasukan yang bertugas harus bisa menjaga diri, membawa nama baik Salatiga dan sumpah prajurit.

“ Saya harap prajurit bisa langsung beradaptasi dengan lingkungan disana, dapat menjaga daerah tersebut dengan baik agar perbatasan RI-PNG selalu aman dan kondusif,” Ajaknya.

Yuliyanto menambahkan bahwa dirinya sangat bangga bisa melepas para prajurit  ini untuk melaksanakan tugas negara, demi menjaga keutuhan bangsa. Peran dari prajurit TNI tersebut tidak lain  agar bisa menjamin keamanan masyarakat. Mereka akan melakukan aktivitasnya dengan tenang.

“ Tugas negara harus dimaknai dengan baik, ketulusan dan pengorbanan  prajurit, keluarga  merupakan bagian ibadah. Semoga selalu diberi kesehatan dan perlindungan saat bertugas nantinya,” Pungkasnya.

Di akhir upacara tersebut, Walikota beserta tamu undangan kemudian memberikan ucapan selamat bertugas kepada perwakilan prajurit yang akan berangkat ke Merauke.