SALATIGA – Sebanyak 175 orang yang terdiri dari Guru PAUD dan TK, siswa SMP dan guru pendamping, organisasi wanita dan Tim Penggerak PKK Kota sampai dengan Tim Penggerak PKK RW mengikuti Sosialisasi Sumber Pangan Alternatif dan Kampanye Makan dengan menu Beragam Bergizi Seimbang dan Aman.

Kegiatan yang dibuka oleh Plh. Walikota Salatiga, Muh Haris tersebut dilaksanakan di Pendopo Pakuwon Pemkot Salatiga, pada Rabu 28/11. Dalam sambutannya Muh Haris menjelaskan bahwa ketidakseimbangan gizi akibat konsumsi pangan yang tidak beraneka ragam telah membawa dampak pada munculnya masalah gizi ganda di Indonesia, baik itu gizi kurang maupun gizi lebih.

Muh Haris juga menjelaskan bahwa pemerintah saat ini sedang memberikan perhatian khusus pada stunting atau gagal tumbuh pada balita. “Stunting disebabkan oleh faktor multi dimensi dan tidak hanya disebabkan oleh faktor gizi buruk yang dialami oleh ibu hamil maupun anak balita, namun juga terhadap remaja putri yang merupakan calon ibu masa mendatang,” ungkap Muh Haris.

Plh Walikota juga mengingatkan bahwa selain empat sehat lima sempurna, sekarang masyarakat harus mengetahui takaran ideal dari menu yang disajikan tersebut, baik dalam hal jumlah sumber karbohidrat, sumber protein, sumber vitamin dan mineral. “Karenanya saya menyambut baik kegiatan ini untuk menambah pengetahuan kita mengenai penganekaragaman pangan guna menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dan unggul,” kata Muh Haris.

Hal serupa juga disampaikan oleh Plt Sekretaris Dinas Pangan Kota Salatiga, Bambang Ari Nugroho selaku ketua panitia kegiatan. Ia menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan pengatahuan masyarakat akan pentingnya konsumsi pangan yang berasal dari sumber pangan alternatif.

“Penganekaragaman konsumsi pangan ini selain untuk pemantapan ketahanan pangan rumah tangga, juga dimaksudkan untuk perbaikan standar gizi dalam upaya mencapai hidup sehat,” jelas Bambang Ari Nugroho.

Narasumber yang dihadirkan dalam kegiatan ini berasal dari Tim Penggerak PKK Kota Salatiga yang diwakili oleh Ny. Ida Nurul Farida Haris, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Pangan Kota Salatiga, Dinas Kesehatan Kota Salatiga dan Persatuan Gizi Kota Salatiga. (sg)