Sebanyak 120 Pramuka Penegak dari SMA dan MA se-Kota Salatiga mengikuti Kemah Bakti Pramuka. Kegiatan yang selenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Salatiga ini dibuka oleh Wakil Walikota Salatiga, Muh Haris, SS, MSi selaku Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka di Lapangan Kalibening, Kel. Kalibening, Kec. Tingkir, Salatiga, Jumat 18/10/2019.

Dalam amanatnya, Wakil Walikota berpesan agar gerakan pramuka sebagai wadah generasi muda dapat menjadi sarana dalam membentuk generasi penerus yang berkarakter dan berakhlak mulia. Terlebih lagi dalam menyikapi perkembangan teknologi informasi yang berkembang sangat cepat.

“Saya berharap generasi muda utamanya anggota pramuka untuk dapat bersikap secara arif dan bijaksana dalam menyikapi pesatnya perkembangan teknologi informasi. Filterlah arus globalisasi ini dengan bijak, supaya kemajuan teknologi ini dapat memberikan banyak manfaat dalam membentuk pribadi yang inovatif dan kreatif,” pesan Wawali.

Wawali juga berpesan agar anggota pramuka terus mengasah kreativitas, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi untuk kegiatan kepramukaan. “Inovasi adalah mutlak dilakukan. Barangsiapa tidak mau berinovasi, pasti akan tertinggal. Saya apresiasi saat ini Kwarcab Kota Salatiga mempunyai blog tersendiri. Saya berharap blog ini semakin dioptimalkan dalam memberikan informasi tentang kepramukaan,” harap Muh Haris.

Ketua Kwarcab Kota Salatiga ini juga memberikan apresiasi terhadap berbagai kegiatan bakti sosial oleh pramuka seperti membersihkan rumah ibadah, membersihkan selokan, pembuatan biopori, penanaman pohon, pemberian buku. “Ini semua tidak hanya untuk memupuk kemandirian, tapi juga melatih kepekaan terhadap alam dan lingkungan,” kata Wawali.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Salatiga, Drs. Joko Haryono menjelaskan bahwa Kemah Bakti Pramuka tersebut diikuti oleh 120 Penegak yang terdiri dari 20 sangga, di mana tiap sangga beranggotakan 6 pramuka penegak dari SMA dan MA se-Kota Salatiga.

“Kegiatan perkemahan ini dimulai dengan upacara pembukaan yang dipimpin oleh Ketua Kwarcab Kota Salatiga. Kegiatan berlangsung sampai hari Minggu 20/10 atau selama 3 hari dan 2 malam,” pungkas Joko Haryono.(sg)